Image

Jam 04.30 waktu sekelilingku😀, Seperti biasa sudah selesai  mandi = mandi Wajib karena sorenya gak mandi, dilanjutkan dengan persiapan tas dan tentunya Rexona serta Regaza (biar cewek2 dan debu pada lengket), hhhehhee… setelah semuanya dirasa siap ehh… malah mulai timbul masalah “pribadi banget”, sudah mulai ada bibit-bibit “permusuhan” dimulai dengan memikirkan kunci mobil dimana ? perasaan di tas tapi kok gak ada, terus dimana ? “D hehhe kemudian urusan serah terima dompet sambil marah-marah, belum lagi waktu yang semakin mepet…  Uhffttt pokoknya pagi yang menyeramkan deh..

Namun akhirnya saya juga harus berangkat dengan hati yang gundah gulana, namun ternyata “penderitaan” ini belum berakhir sampai disini, begitu stater mobil yang ada cuma bunyi cekcekcekcekcekcek (syukurlah akinya lowbat) jadinya olahraga jam 5 subuh…….. alamat dorong mobil deh… dan akhirnya memang harus di dorong setelah mengerahkan tenaga kuda bang bing bung . S.Kom, M.Kom, MT. MH sama bang Agus Mulyadi. S.Pdi, syukurlah sekali dorong langsung bunyi… Alhamdulillah…. semoga bisa selamat sampai tujuan…

Namun lagi-lagi “derita” ini belum berakhir, begitu sampai di tujuan (untuk mengambil mobil yang satu lagi) ternyata nasib ini tidak jauh berbeda… begitu di start rupanya bunyi dan penyakitnya sama. huffttt………. derita ini sepertinya akan bertambah lagi deh…. akhirnya membangunkan seisi rumah (rumah temen jadi korban) untuk membantu mendorong mobil (lagi), terpaksa di kerahkan Marcel Paretta (si jago tembak dari toraja, aswan si jago ma’gombal dari pundoho, dan rinaldi si jago merokok dari wotu) dan saya sendiri si jago tidur…. hehee..

Nasibku dan temen-temenku kali ini tidak seberuntung tadi pagi, sekarang setelah mendorong bolak balik 5 kali juga belum ada tanda-tanda kehidupan (mobil adem-adem aja gak mau bunyi-bunyi juga:P) untunglah pada dorongan yang ke Enam (belas kali) akhirnya mulai ada bunyi broooommm brooommm……. dan artinya pedal minyak (bahasa malaysia gas = pedal minyak) sudah boleh berfungsi.. berangkatlah dengan hati riang gembira sambil sesekali mengurut betil dan paha sambil berdoa mudah-mudahan tidak telah tiba di sawah (sawah tanpa padi).

Namun rupanya nasib baik betul-betul masih enggan menghampiriku pagi ini, di perjalanan muatan juga berlebih (sopir angkot rupanya yach bang hahah baru tau dia….) muatan jadi 13 orang (emang bawa mobil truck gandeng atau bawa mobil liman makassar – mamuju?) sementara harus kebut-kebutan karena sudah telat masuk kerja.. yahhh lagi-lagi hanya berdoa semoga tidak terjadi apa-apa di jalan…

Tapi ini lah hidup (mulai lebayyyyy……………) manusia punya rencana tapi rencana tuhan lebih indah (mulai agak alim…..) jalanan juga semakin macet …padat … ehh bukan padat merayap (versi orang sabar),  dan akhirnya tiba juga di lampu merah dan tentunya harus berhenti dong… . (tapi mobilku berhenti bukan karena lampu merah lho yahhh…, tapi karena rem nya saya injak hahahaha mulai mabuk….)… akhirnya setelah sedikit bersabar lampu hijau pun akhirnya kena gilirannya juga, dan mulailah menancap gas mengejar waktu di tengah “kok macetang”  yang luar biasa, namun baru beberapa saat melewati lampu merah tiba-tiba bunyi bak buk buk.. wow.. ouhh… no… ohhh yesss… (bukan orang berantem eah apalagi berhubungan In….t..i m tapi bunyi motor jatuh tapi jatuhnya rame-rame (kalau orang indon bilang tabrakan beruntung. huffftt akhirnya saya juga tiba-tiba memberhentikan mobilku,,,(injak rem maksudnya).. namun baru beberapa saat menikmati mobil berhenti ternyata bunyi di belakangku lebih rame lagi motor yang bergelimpangan, sambil ngelirik kaca spion sekilas ada orang yang terlempar ke samping kanan mobilku (hanya bisa mendoakan karena saya juga super buru-buru lagian sudah banyak polisi lalu lintas yang urus kok…).. hufft gak tega juga namun setelah melihat pantat mobil yang tidak terlalu lecet……. yah udah gak papalah… dibanding puluhan motor yang berkelimpangan di belakang dan didepanku…

oh yach penyebabnya belum tau pasti kenapa motor-motor yang didepanku jatuh, sementara masih dalam lidik pihak KPK sampai ditemukan dua bukti yang cukup maka kami akan tingkatkan statusnya… dan langsung kami cetak SPRINDIKNYA… heheh gak nyambung,, tapi analisaku karena disitu banyak tanah liat dan basah sehingga pengeraman ban motor ataupun mobil tidak maksimal, utamanya motor, sementara jalan lurus dan para pengendara laju karena buru-buru dan baru lepas dari lampu merah….

Yachh.. akhirnya diriku berjalan dengan was was juga takut tidak terkejar… syukurlah masih ada waktu lima menit, dan akhirnya lampu merah terakhir saya terobos dan syukurlah dua mobil datang melaju kencang karena lampu hijau sudah menyala, namun karena saya nerobos lampu merah yach akhirnya saya kena maki-maki…. Alhamdulillah masih kurang 10 MM moncong mobil sedan tersebut mencium ke pintu mobilku…. dan akuuu terus ngebut melanjutkan perjalanan mengejar waktu yang tak akan pernah kembali (… alayyyyyyyy).

Dan syukurlah bisa tiba ditempat kerja kurang 0.00001 detik sehingga semua karyawanku bisa masuk dan saya sendiri terlambat… syukurlah sekali-sekali menggunakan jabatan (lewat pintu yang lain sambil membusungkan dada…. sambil ngucap dalam hati mudah-mudahan gak di tahan dan memang tidak bisa ditahan karena itu memang pintu “big bos” seperti aku… amiiinnnnnnn sambil mimpi…).

yah sudahlah sampai disini aja lebaynya hidupku pagi ini, intinya, sebelum keluar rumah tenangkan hati dan pikiran dan tentunya jangan sampai ada masalah sehingga suasana menjadi tidak nyaman sebelum berangkat kerja…..

 

Tertanda…

 

Ar