Kejadian ini sekitar bulan Juni 2009.

Waktu itu Perusahaanku mendapatkan job pekerjaan di Area PT. Nexus Engineering Indonesia yaitu melanjutkan proyek S3197 NPLB yang merupakan pembuatan Kapal Pipe Lay Barge yang mana PT. Leighton Merupakan Owner dari proyek ini.

pada tanggal 17 Juni 2009 setelah cukup lelah mengurus surat masuk area Nexus Engineering yang terletak di Kabil akhirnya pada pagi hari kami disiapkan untuk melakukan Induction di ruang safety. oh yachh sekedar info bahwa PT. Nexus ini cukup bagus dalam membuat prosedur perekrutan karyawan tapi sayangnya SDM bawahannya yang kadang Lambat Loading dalam memproses dokumen dan mereka tidak pernah memikirkan nasib pekerja yang butuh makan.

oh yach lanjut ke tempat induction tadi setelah seharian dari pagi menunggu giliran Induction akhirnya tibalah Giliran Perusahaan kami untuk melakukan induction seluruh temen-temen di persiapkan untuk masuk tentunya dengan pakaian safety. mulailah mereka pasang lagak dan muka congkak (hehehehemmm saya untuk yang pertama kalinya di Induction dan sekaligus untuk pertama kalinya lagi ceramahin tentang motivasi kerja) setelah saya mengumpulkan KTP maka mulailah dipanggil nama satu-satu.

Nah disinilah mulai menjengkelkannya seluruh Muka Security dan safety Nexus dengan Lagak seperti Tuhan mereka utamanya Bapak Kepala Security yang memaki-maki karyawan tanpa rasa kemanusiaan sama sekali hanya karena tidak tau mesti antri di pintu mana (pintu untuk masuk itu banyak nah hari itu beberapa karyawan PT. belum tau pintu mana yang akan digunakan untuk masuk melakukan Induction). akhirnya setelah menunggu beberapa saat tibalah giliran saya dan temen-temen untuk antri di pintu masuk. mulailah disebut nama kami satu persatu tapi betapa menjengkelkannya BAPAK HABIB SELAKU selaku safety yang akan menginduction saya dan temen-temen.

sebelumnya kita sudah disampaikan beberapa persyaratan yaitu harus pake safety dan memakai helem warna Silver dan tentunya kami menyiapkan semua itu. tapi begitu sampai dipintu yang ditanya malah yang tidak ada dalam penyampaian sebelumnya.

si Mister Habib ini berkata

“yang tidak ada kacamata tidak boleh masuk induction” (dalam hati bertanya inikan baru induction kok wajib pake kacamata kecuali kalau udah mau kerja baru wajib pakai kacamata).

akhirnya kelilinglah cari kacamata akhirnya dapat juga walaupun kaburnya bukan main, setelah itu kembali bapak Si Habib ini dengan gaya khasnya berkata

” kamu panjang rambutmu tidak boleh masuk induction ”

(lagi-lagi gue heran ok lah ini kan induction lagian tidak ada juga penyampaian sebelumnya bahwa harus potong rambut) mungkin saya bisa terima nanti setelah mau kerja baru wajib potong rambut. inikan cuma sekedar induction dan penyampaian peraturan serta hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja dilapangan.

Akhirnya dengan perasaan aneh saya bersama Qc (karsono) harus pulang kembali hari itu karena tidak boleh mengikuti induction dengan seribu doa.

Akhirnya jadilah si Habib ini manusia pertama yang memaksaku untuk potong rambut di Batam ini.. eheemm sekaligus… inilah kali pertama aku dibatam di bentak dan dimarahi..

oh yach keanehan safety juga terus berlanjut pernah suatu ketika saya dalam kontainer lagi perbaiki kabel tiba-tiba saya menarik keluar untuk membentangkannya tiba-tiba saya di datangi safety dan dimarahi kenapa kamu tidak pake Helmet (saya langsung menoleh keatas diatas saya adalah atap kontainer kemungkinan barang jatuh kecil) kecuali musibah lagian kan saya sementara bekerja diarea yang aman tapi tidak apa-apalah mungkin ini saya harus terima sebagai karyawan yang bekerja pada Maincont.

beberapa bulan terakhir saya pernah bertemu dia makan disebuah kantin yang levelnya kelas teri banget dengan cueknya aku menatapnya ohhh ternyata beginilah orang kalau waktu berkuasa tidak punya perasaan sama sekali. sebab sudah beberapa bulan ini diarea itu tidak ada lagi proyek sehingga kayaknya secara otomatis juga pengurangan karyawan dan salah satunya si Mister Habib ini..

pernah juga suatu ketika di daerah depan poltabes barelang saya berjalan beringan terus saya melihat dari belakang dia kehujangan menggunakan motor supranya sebenarnya saya mau tolong karena kebetulan saya bawa mobil waktu itu tapi entah kenapa masih terbayang wajah congkaknya di depanku…

tapi sejujurnya aku sudah memaafkan semuanya anggaplah itu dinamika pekerjaan dan suatu saat nanti aku akan meraih tanganmu untuk mengucapkan kata maaf …… thanks Mr. Habib dan Seluruh Security serta Safety PT. Nexus semoga kedepannya bisa lebih manusiawi lagi dalam berbicara ataupun bertindak.