Kehidupanku di tahun 1994

Kisah tragis dan memilukan ini bukan sandiwara apalagi sebuah rekayasa untuk mendongkrak popularitas si “Empunya” blog ini ….huahahahaha.. huakk..huakakakaa  artis yahh.. atau sok artis.. tapi hanya dan cuma ingin, hehehe cepetan kata si bungul. mau ngomong apa sih… ok deh akan kupuaskan hasratmu yang sudah cukup lama tertunda… hiahahah ngomong apa sih…. yah ngomongin gue dan lho… lho siapa ? yah lho ente…. wahahahaa… yah gue ma ente lah.. kalau gue ngomong sendiri bisa di angkut ke rumah sakit jiwa.

Ternyata gini-gini dulu saya memang sudah punya bakat bajingan.. buktinya sempat tersematkan nama “raja bajingan”.. wahahahaha…. oh ya tahun 1994 – 1995, cukup banyak kisah seru dan unik yang tak akan mungkin terlupakan. Mungkin buat sebagian orang itu biasa aja atau bahkan menjadi kisah memalukan, tapi bagi saya itu adalah kenangan “terindah” dan tak akan pernah tergantikan oleh kisah-kisah apapun dalam hidup ini…

Read more…

Senyuman Itu Kini Begitu Renyah…. Amazinggggggggg

 

OLYMPUS DIGITAL CAMERAIni dongeng bukan untuk anda, dia ataupun kita, tapi untuk mereka yang disana, yang duduk manis dalam damai dan dinginnya ruangan sambil sesekali mungkin menghirup teh panas yang terhidang…  ufhtt sungguh nikmatnya hidup ini…. Pagi ini pengen menuliskan sebuah “dongeng” yang nyata. yah mirip sebuah dongeng atau mungkin cerita halusinasi namun bagi saya ini betul-betul nyata. nyata bahkan sangat nyata karena saya dan DIA yang langsung mengalaminya…

Manusia memang pada dasarnya baik, cuma terkadang situasi dan kondisi yang membuat manusia itu seperti menjadi tidak baik, mengingat jauh kebelakang kenangan itu masih begitu segar entah 5 tahun yang lalu, disini ditempat ini ku menghabiskan sebagian besar hidupku mengabdi kepada agama, nusa dan bangsa, mencari nafkah untuk melanjutkan hidup. Pekerjaanku memang tidak berat (bukan kuli panggul semen kok… ) namun tidak juga mudah, (bukan anggota dewan) namun yang pasti panas matahari menjadi temen sepanjang hari (resiko menjadi kuli). Kegiatan sehari-sehari dimulai dari pukul 6.30 pagi dan baru berakhir pukul 18.00 bahkan sangat sering berakhir pukul 21.00, namun yang menjadi kenangan tersendiri bukan capeknya kerja dan di marahi, tapi seiring perjalanan waktu manusia-manusia disekelilingku telah mengalami banyak sekali perubahan, mulai dari yang dulunya jelek sekarang tambah jelek, itu ngomongin diriku sendiri yah.. sampai dari pak yusuf yang tadinya bujangan ehhh tiba-tiba dah punya anak 5 rupanya…. dan tak lupa dari yang tadinya gaji Rp. 5.000 sekarang sudah menjadi Rp. 5.000.000 dalam 5 tahun… sungguh luar biasa kan… bahkan mungkin sepertinya kayaknya kira-kira  (tebak-tebakan) ada yang telah merubah DNA -nya sehingga beberapa hari terakhir ini saya setiap hari selalu mendapatkan senyuman yang begitu renyah. Bagi orang lain senyuman itu biasa saja, karena tentunya dia tidak mendapatkan yang sebaliknya 5 tahun yang lalu…

Read more…

LEBAY NYA HIDUPKU PAGI INI…………

Image

Jam 04.30 waktu sekelilingku :D, Seperti biasa sudah selesai  mandi = mandi Wajib karena sorenya gak mandi, dilanjutkan dengan persiapan tas dan tentunya Rexona serta Regaza (biar cewek2 dan debu pada lengket), hhhehhee… setelah semuanya dirasa siap ehh… malah mulai timbul masalah “pribadi banget”, sudah mulai ada bibit-bibit “permusuhan” dimulai dengan memikirkan kunci mobil dimana ? perasaan di tas tapi kok gak ada, terus dimana ? “D hehhe kemudian urusan serah terima dompet sambil marah-marah, belum lagi waktu yang semakin mepet…  Uhffttt pokoknya pagi yang menyeramkan deh..

Namun akhirnya saya juga harus berangkat dengan hati yang gundah gulana, namun ternyata “penderitaan” ini belum berakhir sampai disini, begitu stater mobil yang ada cuma bunyi cekcekcekcekcekcek (syukurlah akinya lowbat) jadinya olahraga jam 5 subuh…….. alamat dorong mobil deh… dan akhirnya memang harus di dorong setelah mengerahkan tenaga kuda bang bing bung . S.Kom, M.Kom, MT. MH sama bang Agus Mulyadi. S.Pdi, syukurlah sekali dorong langsung bunyi… Alhamdulillah…. semoga bisa selamat sampai tujuan…

Read more…

MENYEMAI BIBIT UNGGUL DALAM MEMBANGUN USAHAKU…. HUFFTT

Image

Rasa ini mungkin berlebihan, tapi mungkin jalan inilah yang harus aqw tempuh pahit memang tapi berharap ini semua bisa menjadi obat. Bumbu dasar dari kegalauan ini adalah capek dan lelah dan mungkin juga faktor usia walaupun sepertinya masih berjiwa muda tapi inilah saat dimana aku harus meraba dan mengelus kembali otakku, memacu adrenalin, menggali potensi yang ada sebab tanpa itu rasanya akan sia-sia semua usaha yang sudah saya rintis. 

 

Curahan Hatiku Sore ini

Setelah sekian lama tidak mampir ke belahan hatiku ini, pengen rasanya kembali bercerita tentang sepenggal kisah hidupku kali ini,

Mungkin tulisan ini tidak bisa mewakili isi hatiku dan juga perasaanku saat ini tapi setidaknya mengingatkan diriku bahwa saya pernah salah mengambil keputusan dalam hidupku atau mungkin saya terlalu bodoh, mungkin hanya waktu yang akan menjawab semuanya….

Aku memang bukan orang kaya, dan aku bukan keturunan konglomerat apalagi anak pejabat, tapi yang saya akui bahwa saya mempunyai darah pendidik, darah yang mengalir cukup kuat dalam diriku turun dari ibuku (Rajawiah B.A). rasanya semua masih teringat dengan jelas bagaimana ibuku berkorban untuk pendidikan yang mungkin sekarang tidak ada lagi yang mengingatnya, Ibuku memang orang hebat, Menurut hemat saya, sebab jaman tahun 1986 waktu itu yang mungkin gaji ibuku masih sekitar 25 rebu sebulan (menurut cerita beliau), Beliau mengajar di SMU Negeri Bontotiro waktu kepala sekolahnya Bapak Karsali B.A, saya yang kecil sering datang kerumah beliau di Basokeng (Kecamatan Bontotiro) Kab Bulukumba untuk membawakan Ayam sekedar ucapan terima kasih, Selain itu Ibuku Juga Honor Di SMU Kartini Batang, Waktu itu kepala Sekolahnya Ahmad Jemma. B.A (merangkap kepala sekolah SD di Desa Batang),
Read more…

Upss………Belajar LaGe………SetuA Ghene…… cuaPek Dhee………


the First Teacer. Ms. Rindu, Second Ms Juwita, Mr. Fahmi..
maaf buat temen-temen sebangsa tanah dan sebangsa airr…….

To Do The Best Decision Maker Or To Do The Best Trouble Maker..

Bismillahirrahmani rahim… ya Allah aku menulis ini bukan karena menyesali nasibku tapi sekedar pelajaran buat saya pribadi semoga saya tidak lupa, buat orang yang membacanya up to you what in your mind…. alias sakarepmu lah….. heehehe.

Hidup memang  tidak lepas dari yang namanya resiko, dan setiap resiko pasti cuma 2 kalau bukan menyedihkan pasti menyenangkan. ahh macam betul aja juga gue nehh….tapi kayaknya g semuanya resiko yang kita jalani di akibatkan oleh perbuatan kita sendiri, bisa jadi orang lain yang berbuat tapi kita yang kena resikonya… contohnya, karena kepolisian indonesia korup maka kita kena imbasnya ?? heheh salah satunya adalah …….. hahaha takut ahh ntar gue di penjara lagi tapi coba liat kiri kanan kita, apakah seseorang yang mau menjadi polisi baru tidak butuh biaya banyak  ?? kalau di sekitar saya seh nggak ????? (oon : mode on) ntah klau disekeliling kalian.. hehehehe..

Ups.. hampir lupa 2 bulan yang lalu ngurus sim.. begitu masuk langsung “di terkam” ma anggota polisi yang bertugas.. mau nego atau tidak ??? nego 800 rebu, g nego silahkan urus surat kesehatan di bagian belakang, dan ikuti semua prosedurnya.. heheheee udahlah gue kan orang kaya (gaji sebulan 50 juta tambah korupsi gue 4 milyar, klau cuma segitu mah 800 rebu ahh…… cementtt..) begitu masuk ruangan untuk melakukan proses photo hehehe kaget gua… tiba-tiba ada yang permisi.. bentar yach bang saya mau shalat dulu…… (heheeh ternyata si rampoknya mau shalat juga)..  ok lah guyss… sebenarnya gue ma dia bagi2 hasil rampokan juga, gue g di test gue g ambil surat kesehatan ehh tiba-tiba gue dapat sim… jadi fifty-fifty lah dosanya yah pak polisi…

Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.